Literasi adalah: Pengertian, Tujuan, Program, Manfaat dan Pohon Literasi

Literasi adalah: Pengertian, Tujuan, Program, Manfaat dan Pohon Literasi
Literasi adalah sumber pendidikan sepanjang hayat dimana mencakup komponen 6 literasi, yaitu literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi informatika, literasi keuangan,  literasi budaya dan kewarganegaraan.


Tingkat literasi masyarakat berkaitan positif dengan kualitas hidup dan kemajuan bangsa. Sejarah
bangsa kita pun mencatat. 

Para pendiri bangsa yang mengantarkan Indonesia menjadi negara yang
merdeka dan bermartabat adalah orang-orang dengan budaya literasi yang sangat baik. Mereka adalah para pembaca buku dan menuangkan pemikiran-pemikirannya dengan menulis.

Dalam panduan penyelenggaraan ini dijelaskan beberapa pengertian, yaitu sebagai berikut:

  1. Kampung Literasi merupakan kawasan kampung/desa yang digunakan untuk meningkatkan minat baca dan pengetahuan masyarakat, mewujudkan masyarakat yang memiliki 6 komponen literasi, yaitu literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), literasi keuangan serta literasi budaya dan kewarganegaraan serta membentuk masyarakat pembelajar sepanjang hayat.
  2. Penyelenggaraan Kampung Literasi dapat dilakukan oleh TBM/satuan pendidikan nonformal, lembaga/organisasi maupun perkumpulan yang terdapat dalam masyarakat yang memiliki jiwa mengabdi dan membangun masyarakat di sekitarnya.

Maksud dan Tujuan Program Kampung Literasi

Penyelenggaraan program Kampung Literasi dimaksudkan untuk memberikan layanan pengetahuan, informasi dan keterampilan kepada masyarakat sehingga memiliki kecakapan dan wawasan yang luas serta keterampilan yang memadai.

Model pemberdayaan Kampung Literasi bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi permasalahan, pembinaan dan menghidupkan aktivitas literasi secara berkelanjutan di masyarakat.

Tujuan khusus dari penyelenggaraan program Kampung Literasi ini antara lain:

  1. Menyediakan layanan informasi dan pengetahuan di jalur pendidikan nonformal kepada masyarakat. Layanan tersebut berupa buku dan non-buku yang disediakan di TBM, pojok baca atau sejenisnya, serta dilengkapi dengan teknologi informasi.
  2. Mengembangkan minimal dua dari enam komponen literasi, yaitu literasi baca-tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), literasi keuangan, literasi budaya dan kewarganegaraan.
  3. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap masyarakat sehingga memiliki kualitas hidup yang baik.

Manfaat Program Kampung Literasi

PP/BP-PAUD dan Dikmas

Mengembangkan berbagai program dalam rangka pemberdayaan masyarakat berbasis Kampung Literasi yang dilakukan secara partisipatif dan disesuaikan dengan kebutuhan belajar masyarakat.
 

Eksistensi PP/BP-PAUD dan Dikmas sebagai lembaga pengembangan program PAUD dan Dikmas akan lebih dipercaya oleh lembaga mitra dan masyarakat dalam pengembangan program inovatif.

Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki kecakapan literasi dan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman terhadap multi literasi dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan daya saing masyarakat.

Mitra PP/BP-PAUD dan Dikmas

Pelaksanaan program Kampung Literasi dengan dukungan lembaga mitra PP/BP-PAUD dan Dikmas seperti dinas pendidikan, SKPD terkait, SKB, PKBM, TBM, organisasi sosial kemasyarakatan.

Dan perguruan tinggi dan lembaga donor yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan literasi secara berkelanjutan, dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan program Kampung Literasi.

Ditjen PAUD dan Dikmas

Program Kampung Literasi dapat menjadi salah satu strategi dalam upaya meningkatkan kecakapan literasi masyarakat serta menjadi referensi dalam membuat kebijakan pengembangan program literasi sebagai sebuah gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Kampung Literasi

Program Kampung Literasi dapat menjadi sarana mengembangkan pengetahuan dan potensi masyarakat setempat, sehingga memiliki pemahaman yang luas, kecakapan literasi dan kompetensi yang memadai.

Masyarakat bisa mengeksplorasi dan memberdayakan semua potensi yang dimiliki daerah, baik potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia secara maksimal untuk mendukung kemajuan masyarakat dan daerahnya.

Masyarakat di Kampung Literasi juga dapat mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat. Hal ini tidak hanya melestarikan dan menghidupkan kearifan lokal, namun juga bisa menciptakan kawasan kampung yang memiliki ciri khas tersendiri.

Program Kampung Literasi ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi pemerintah daerah untuk diterapkan dan dikembangkan di desa/daerah lainnya.

Sasaran Penerima Manfaat Program Kampung Literasi

Sasaran utama pelaksanaan program Kampung Literasi adalah desa atau kampung dengan indikator, antara lain:
  • Memiliki penduduk tuna aksara yang relatif masih tinggi.
  • Memiliki sumber daya manusia yang mampu menyelenggarakan dan mengelola Kampung Literasi.
  • Memiliki sarana pendukung pembentukan Kampung Literasi.
  • Memiliki bentuk kearifan lokal yang dapat diberdayakan untuk pengembangan literasi masyarakat kampung tersebut.
  • Memiliki embrio sumber pengetahuan seperti memiliki Taman Baca Masyarakat, Perpustakaan Desa, dan sumber pengetahuan lainnya.
  • Memiliki hubungan yang harmonis antara penggiat literasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
2. Masyarakat

Secara umum, seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan program Kampung Literasi. Prioritas layanan program Kampung Literasi bisa diberikan untuk masyarakat dengan kondisi, antara lain:
  • Masyarakat yang masih berkeaksaraan rendah.
  • Masyarakat yang sedang menempuh program pendidikan kesetaraan, Paket A, B dan C.
  • Masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan literasinya.
  • Warga belajar sedang mendalami keterampilan sesuai dengan kegiatan yang tersedia dalam program Kampung Literasi.

Prinsip Kampung Literasi

Prinsip dasar dalam pembentukan Kampung Literasi adalah “dari, oleh dan untuk masyarakat” yang berarti:
  1. Kampung Literasi dibentuk untuk memberikan berbagai layanan yang didasarkan atas prakarsa berbagai pihak, yakni lembaga, organisasi masyarakat, pemerintah dan tokohtokoh masyarakat.
  2. Program dan kegiatan yang diselenggarakan di Kampung Literasi dilaksanakan oleh berbagai unsur, yakni lembaga, organisasi masyarakat, pemerintah dan tokoh masyarakat setempat.
  3. Semua program dan kegiatan yang diselenggarakan pada dasarnya untuk kepentingan masyarakat setempat dalam membangun lingkungan dan mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Hasil yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan program Kampung Literasi adalah:
  1. Tersedianya layanan pengetahuan dan informasi pada jalur pendidikan nonformal berupa buku maupun non-buku yang tersedia di TBM, pojok baca, atau sejenisnya, yang dilengkapi dengan teknologi informasi.
  2. Masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengembangan sikap yang positif sehingga memiliki kualitas hidup yang baik.
  3. Tersedianya layanan informasi dan sumber akses informasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan 6 komponen literasi, yaitu literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), literasi keuangan serta literasi budaya dan kewarganegaraan

Indikator keberhasilan pelaksanaan program Kampung Literasi sebagai berikut.

  1. Meluasnya informasi masyarakat terhadap program Kampung Literasi.
  2. Meningkatnya kunjungan masyarakat ke pusat aktivitas Kampung Literasi untuk mendapatkan pengetahuan, mencari informasi dan atau belajar keterampilan.
  3. Meningkatnya layanan pengetahuan dan informasi pada jalur pendidikan nonformal berupa buku maupun non-buku yang tersedia pada TBM, pojok baca atau sejenisnya yang dilengkapi dengan teknologi informasi.
  4. Masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengembangan sikap yang positif sehingga memiliki kualitas hidup yang baik.
  5. Meningkatnya beragam aktivitas literasi di masyarakat.
  6. Tersedianya berbagai layanan pengetahuan dan informasi serta sumber aksesnya kepada masyarakat yang berkaitan dengan 6 literasi, yaitu literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), literasi keuangan serta literasi budaya dan kewarganegaraan.

Penyelenggara Program Literasi

Penyelenggaraan program Kampung Literasi dilakukan oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM), PKBM, lembaga satuan pendidikan nonformal lainnya dan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat (Bupati/Walikota, dinas pendidikan dan dinas terkait lainnya, Camat, Kepala
Desa/Lurah dan RT/RW).

Standar minimal dalam pelaksanaan program Kampung Literasi adalah sebagai berikut:

  1. Lembaga yang memiliki lokasi dan bersedia mengelola Kampung Literasi yang dilengkapi dengan prasarana memadai seperti ruang sekretariat pengelola, ruang buku dan baca, ruang pelatihan dan keterampilan, ruang teknologi informasi (TI), dan ruang-ruang pendukung lainnya (musholla, ruang/taman bermain anak, dll.) serta dilengkapi dengan sarana pendukung pada masing-masing prasarana.
  2. Memiliki kemitraan dengan berbagai pihak yang mendukung proses terselenggaranya Kampung Literasi.
  3. Tersedianya layanan pengetahuan dan informasi berupa buku maupun non-buku yang disediakan pada TBM, pojok baca atau sejenisnya yang dilengkapi dengan teknologi informasi.
  4. Memiliki program-program layanan keterampilan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat setempat khususnya berbasis kearifan lokal yang dilengkapi dengan alat-alat keterampilan pendukung.
  5. Mengembangkan minimal dua dari enam komponen literasi (literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), literasi keuangan, literasi budaya dan kewarganegaraan

Contoh Pohon Literasi




 Semoga pemahasan tentang Lite        rasi bisa bermanfaat Gerakan Literasi Sekolah Kampanye Literasi Literasi Literasi Digital Literasi Keluarga

Belum ada Komentar untuk "Literasi adalah: Pengertian, Tujuan, Program, Manfaat dan Pohon Literasi"

Posting Komentar

Catatan Untuk Para Pembaca
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel