Cara Mengirm Email ke Perusahaan, Contohnya PT Chang Shin

Cara Mengirm Email ke Perusahaan, Contohnya PT Chang Shin
GURUINFORMATIKA.COM - Berkomunikasi melalui email sejatinya sama seperti berbicara dengan lawan bicara. Diperlukan etika &sopan santun dalam bertutur kata, agar komunikasi yang terjalin menjadi lebih maksimal.


Hal ini juga berlaku bagi kita yang saat ini yang tengah sibuk melamar pekerjaan dan hingga saat ini tak kunjung menerima balasan e-mail wawancara. Jika hal ini terjadi pada diri kita, ada baiknya kita memeriksa kembali e-mail yang kita kirim, karena bisa saja terjadi kesalahan pada e-mail yang ditulis.

Dilansir Business Insider, berikut 8 etika menulis e-mail di dunia pekerjaan:

a. Tulis Subjek dengan Tepat dan Benar

Hal pertama yang akan dilihat orang dari e-mail adalah subjek yang ditulis. Apakah subjek tersebut sesuai dengan perihal tujuan e-mail yang ditulis atau tidak.

Tak perlu menulis subjek dengan kata-kata yang tidak ada hubungannya, tulislah subjek sesuai dengan tujuan menulis e-mail tersebut atau subjek yang sudah ditentukan dari perusahaan tempat melamar pekerjaan. Misalnya, 'Lamaran Pekerjaan Bagian Administrasi' atau 'Permohonan Penggantian Jadwal Wawancara'. Tulis dengan huruf kapital di setiap katanya untuk menunjukkan bahwa e-mail bersifat formal.

b.    Gunakan Alamat E-mail yang Profesional

Jika ingin melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, gunakan alamat e-mail yang menunjukkan bahwa kita adalah orang yang profesional. Hindari penggunaan angka-angka atau padanan kata yang sulit terbaca dalam sebuah e-mail.

Hindari mengirimkan e-mail lamaran pekerjaan dengan nama e-mail '4kule8ay@xxx.com' atau 'm4lucnidiri@xxx.com'. Gunakan alamat e-mail yang lebih sopan seperti menggunakan nama lengkap, misalnya 'fatmawati.rahayu@xxx.com' atau 'fatmarh@xxx.com' agar lebih mudah terbaca.

c. Gunakan Salam Pembuka yang Sopan


Kita harus bisa membedakan antara mengirim e-mail dengan teman dan instansi, tempat kita akan melamar pekerjaan. Jangan pernah gunakan kata-kata gaul atau non-formal seperti "Hai" atau "Hey" yang malah berkonotasi negatif saat kita ingin menulis e-mail perihal lamaran pekerjaan. Salam pembuka seperti itu hanya akan membuat nama kita tercoreng dan masuk ke dalam black list perusahaan.
Daripada menulis "Hai" atau "Hey", gunakan salam pembuka seperti "Dengan hormat" atau "Selamat Pagi" jika ingin menulis e-mail dengan sifat yang lebih santai namun tetap santun.

d. Gunakan Tanda Baca dengan Tepat

Selain memperhatikan kata-kata, kita juga perlu memperhatikan penggunaan tanda baca. Jangan sampai makna dari kalimat yang ditulis menjadi berbeda akibat salah dalam pemilihan atau penempatan tanda baca.

Minimalisir penggunaan tanda seru dalam penulisan e-mail. Akhiri kalimat dengan tanda baca 'titik' dan jangan lupa sambungkan kalimat dengan 'tanda koma' yang bisa menyelaraskan maksud dari tujuan kita menulis e-mail.


e.    Gunakan Kata-kata yang Umum
Kesalahpahaman dalam berkomunikasi memang sering terjadi apalagi jika perbedaan budaya adalah penyebabnya. Namun jangan jadikan hal ini sebagai masalah besar. Kita hanya perlu memilih kata-kata umum yang sering dibaca atau didengar oleh banyak orang.
Carilah referensi mengenai tata cara penulisan e-mail yang baik dan benar sesuai dengan etika menulis e-mail pada umumnya. Juga tak lupa untuk menggunakan bahasa se-formal mungkin agar tak ada kesalahpahaman yang terjadi atas e-mail yang kamu kirim.

f. Koreksi Setiap Kalimat yang Ditulis

Jika kita merasa sudah benar dalam menulis e-mail, maka sebaiknya perhatikan lagi tiap kata yang digunakan. Jangan sampai ada typo yang masih tersisa dalam e-mail yang kita tulis.

Perhatikan dengan detail dan koreksi jika ada kata-kata atau kalimat yang dirasa masih janggal atau justru menimbulkan makna ambigu. Kita pun bisa mengecek tulisan kita berkali-kali sebelum mengirim e-mail tersebut. Cara ini akan meminimalisir kesalahan mengirim e-mail.

g.    Tulis Alamat E-mail Tujuan di Sesi Terakhir
Kita pasti tak ingin jika e-mail yang belum selesai ditulis tak sengaja terkirim, bukan? Untuk meminimalisir kejadian ini, maka sebaiknya tulis alamat e-mail tujuan di sesi terakhir setelah melengkapi berkas-berkas yang diperlukan untuk melamar kerja atau mengajukan permohonan.
Setelah mengoreksi tulisan e-mail dan menganggapnya sebagai e-mail yang sudah siap kirim, maka kita bisa menuliskan alamat e-mail tujuan. Perhatikan juga alamat e-mail penerima agar surat lamaran pekerjaan atau pengajuan permohonan bisnis sampai tepat waktu kepada penerima e-mail.

h. Cek Kembali Nama Orang yang Dituju
Untuk meyakinkan tulisan e-mail sudah benar dan sesuai standar etika penulisan e-mail, maka cek kembali nama lengkap orang yang dituju. Jangan sampai salah dalam menulis nama orang yang dituju, karena kesalahan yang dianggap kecil ini bisa berakibat fatal.

Selain hal itu memalukan, kita juga mungkin bisa saja tak akan mendapatkan e-mail balasan akibat masalah ini. Jadi, telitilah dalam menulis email.

Semoga Bermanfat Email Info Loker Loker Lowongan Kerja Mapel Informatika

Belum ada Komentar untuk "Cara Mengirm Email ke Perusahaan, Contohnya PT Chang Shin "

Posting Komentar

Catatan Untuk Para Pembaca
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel