Konsep dan Implementasi Mapel Informatika Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah

GURU INFORMATIKA - Kemampuan Abad ke-21 mensyaratkan setiap  individu yang mampu berpikir kreatif dan memecahkan masalah. Dimana saat ini, teknologi informasi dan “komputer” sudah tidak bisa terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.


Indonesia tidak dikehendaki hanya menjadi pengguna/konsumtif saja, melainkan harus mampu menghasilkan karya-karya produk TIK yang dilandasi dengan ilmu informatika. Di negara maju, keilmuan Informatika mulai dimsukkan ke sekolah sejak usia dini. Disini jelas menggaris-bawahi Perbedaan TIK dengan Informatika dalam pendidikan dasar. 

Informatika pun menjadi salah satu muatan wajib yang sejajar dengan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM). Sekarang menjadi STEM-C, C nya adalah Computer.

Artinya, dengan program ini anak didik bakal diajarkan mengolaborasi antara edukasi sains, teknologi, seni, dan matematika. Kesemuanya itu menjadi satu paket dalam pembelajarannya.

Tujuan program ini ialah upaya bagaimana metodenya melatih murid supaya dapat berfikir secara integrated/digabungkan.

Konsep Science, Technology, Art, and Mathematic ialah perpaduan antara teori dan praktik. Bahkan dapat dikatakan perbandingannya 30% teori, 70% praktik. Karena belajar tidak melulu menggunakan benak saja guna berpikir, tetapi harus terdapat anggota tubuh lainnya untuk digiatkan seperti halnya otak.

Tentu saja ini bakal menggeberikan untuk siswa, karena andai anak melulu belajar teori saja di kelas, maka tingkat kreativitas anak tidak bakal maju. Kita yakini bahwa kualitas anak tersebut berbeda-beda, terdapat yang lebih berpengaruh secara berpikir, terdapat pula dari anak yang berpengaruh kecerdasannya melewati seni.                       


Kondisi Pembelajaran TIK dan Informatika di Negara Lain


Perbedaan TIK dengan Ilmu Komputer/ informatika:
  • TIK: fokus ke penggunaan dan literasi, sedangkan Informatika mencakup keilmuan 
  • Informatika untuk pendidikan sejak dini s.d SMA ditata body of knowledgenya
  • Mulai memadukan TIK dan memasukkan “Informatika” dalam kurikulum STEM, menjadi STEM-C [dengan penambahan C=Computer Science/Informatika] dan sains dan teknologi diajarkan menjadi satu paket
  • Asosiasi guru (CSTA) serta asosiasi profesi seperti ACM, IEEE dan IT Company sudah mengajukan framework untuk kurikulum Informatika
  • Kurikulum TIK dan Informatika sebelum universitas perlu mempertimbangkan bahwa tidak semua lulusan SMA akan berprofesi di bidang informatika, namun semua bidang membutuhkan informatika dan TIK sebagai tools.

Usulan Adaptasi dalam Pembelajaran Terkait Informatika 

Muatan TIK atau aplikasi produk TIK untuk menunjang pembelajaran dan tugas sehari-hari, masih perlu diajarkan sebagai bagian dari program literasi digital yang sudah dijalankan.

Muatan Informatika difokuskan kepada 5 (lima) knowledge Area yang dirumuskan :
  1. Computing Systems
  2. Networks and the Internet
  3.  Algorithms and Programming
  4. Data and Analysis
  5. Impacts of Computing.

Computational thinking di-diseminasikan dalam kegiatan belajar semua muatan (muatan non-informatika maupun informatika) yg dijadikan basis belajar. Praktik terkait muatan informatika akan dipisahkan dari TIK, dan akan diselaraskan dengan materi informatika, maupun terintegrasi dengan TIK dan muatan mata pelajaran lainnya


4 Ruang Lingkup Mapel Informatika 


  1. Berpikir, artinya Computational Thinking yang menjadi landasan dan prinsip pemecahan masalah yang akan diselesaikan dengan bantuan komputer
  2. Berkarya dan terampil, dalam menggunakan teknologi dan menghasilkan produk TIK serta berkomunikasi di dunia digital dengan memanfaatkan sarana/tools TIK
  3. Berpengetahuan, tentang keilmuan informatika yang mencakup lima konsep yang merupakan pilar pengetahuan;  Teknik Komputer (TK), Jaringan Komputer/Internet (JKI), Analisis Data (AD), Algoritma dan Pemrograman (AP), dan Dampak Sosial pemanfaatan Informatika (DSI).
  4. Berkarakter, dalam mendayagunakan teknologi untuk menunjang kehidupan dan berkomunikasidi zaman digital.

Tampilkan Komentar